Kabar Muhammadiyah Jawa Barat

PDM Kota Bandung Adakan Tausiah Kebangsaan dengan Pembicara Dien Syamsudin

Bandung, Kabar Muhammadiyah Jabar—

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bandung mengadakan Tausiah Kebangsaan pada Sabtu (26/08/2023).

Kegiatan dilaksanakan di Sekretariat PDM Kota Bandung, Jln Kadipaten Raya No.4-6 Bandung dengan mengundang Prof Dr KH Dien Syamsudin, M.A sebagai pembicara.

Tausiah bertajuk “Umat Islam dan Masa Depan Indonesia,” dan dihadiri puluhan kader Muhammadiyah dan ortom se-Kota Bandung.

Zainal Ihsan selaku ketua PDM Kota Bandung dalam sambutannya bersyukur atas terselenggaranya tausiah kebangsaan.

Hal ini menjadi langkah progresif PDM Kota Bandung dalam membina masyarakat muslim untuk lebih memahami bagaimana Umat Islam bergerak menyongsong masa depan Indonesia.

“Tentunya dengan kegiatan Tausiah Kebangsaan diharapkan kita bisa memperoleh ilmu yang dapat diaplikasikan untuk memajukan umat Islam dan Indonesia, mulai dari sekarang,” katanya.  

Ketua PDM Kota Bandung Zainal Ihsan saat memberikan sambutan di acara Tausiah Kebangsaan, Dok: Istimewa.

Sementara itu ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jabar Prof Dr H Ahmad Dahlan, M.Ag yang turut hadir dalam acara mengaku bangga PDM Kota Bandung atas adanya kegiatan ini.

Ahmad Dahlan berharap adanya Tausiah Kebangsaan bisa mewujudkan Umat Islam terbaik yang mampu membawa kejayaan sebagaimana masa emas Islam dahulu.

Prof Ahmad Dahlan memberi sambutan di acara Tausiah Kebangsaan. Dok: Istimewa

“PDM Kota Bandung luar biasa dapat menyelenggarakan kegiatan yang sungguh bermanfaat ini, sebuah kiprah positif PDM Kota Bandung di awal kepemimpinan,” ucapnya.

Pada pelaksanaannya Dien Syamsudin menerangkan pentingnya Umat Islam mengambil peran dalam memajukan Indonesia.

“Sebagai Masyarakat paling banyak, masa depan Indonesia ditentukan oleh Umat Islam, karenanya maju mundurnya Indonesia tergantung Umat Islam, kalau Indonesia belum maju, masih terpuruk, berarti masih ada yang salah dalam diri kita selaku Muslim,” ungkapnya. 

“Islam harus ditampilkan sebagai agama kemajuan, Umat Islam harus bergeser dari ritual menjadi budaya kultural. Kini Habluminannas belum berjalan dengan baik, padahal untuk membangun peradaban harus ada korelasi antara habluminAllah dan Habluminannas,” tambahnya.

Selain itu, Dien menekankan pentingnya persatuan dan rasa saling memiliki. Kedua hal tersebut menurutnya sanggup membawa Indonesia ke arah lebih baik.

Dien Syamsudin ingatkan pentingnya peran Umat Islam demi kemajuan bangsa. Dok: Istimewa

“Maka dari itu untuk memajukan Islam sekaligus Indonesia, harus dibangun persatuan dan kebersamaan. Apalagi menjelang pemilu sekarang, Islam tidak boleh saling menghina, mencari-cari kesalahan,” ucapnya.

“Mari kita menjadi tuan di negara sendiri, bukan tamu di rumah sendiri. Dengan kita merasa memiliki Indonesia, maka akan muncul rasa bertanggung jawab untuk kemajuan Indonesia ini. Dan Kalau kita bisa memperbaiki keagamaan kita kearah yang lebih baik, lebih maju, Islam paripurna, kita bisa berperan untuk kemajuan Indonesia,” pungkasnya.

*Penulis: Moh Aqbil WAK

Tampilkan Lebih Banyak

mpijabar

Akun dari MPI Jawa Barat 2015-2023

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button