
Bandung, 24 Mei 2026 — Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PD Muhammadiyah Kota Bandung bekerja sama dengan Majelis Dikdasmen dan PNF PD Muhammadiyah Kota Bandung menyelenggarakan kegiatan Workshop Digital Branding dan Marketing AUM Sekolah Kota Bandung pada tanggal 23–24 Mei 2026 bertempat di Aula Masjid Al Irfani, Antapani, Kota Bandung.
Kegiatan ini diikuti oleh 56 peserta yang berasal dari 32 sekolah Muhammadiyah se-Kota Bandung. Workshop ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas sekolah Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan transformasi digital, khususnya dalam bidang publikasi, branding lembaga, dan strategi pemasaran pendidikan berbasis digital.
Acara dibuka dan dihadiri oleh Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Bandung, Ir. H. Umar Dany, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Bandung, Maman Lukmanul Hakim, M.Ag, serta Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PDM Kota Bandung, Agung Tirta Wibawa, S.Sos., M.Ag.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Bandung, Ir. H. Umar Dany, menyampaikan bahwa sekolah Muhammadiyah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dan pola komunikasi masyarakat saat ini. Menurutnya, branding digital menjadi kebutuhan penting agar sekolah Muhammadiyah dapat semakin dikenal luas dan memiliki daya saing yang kuat.
“Sekolah Muhammadiyah tidak cukup hanya memiliki kualitas pendidikan yang baik, tetapi juga harus mampu menyampaikan keunggulan tersebut kepada masyarakat melalui media digital yang kreatif, profesional, dan terpercaya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Bandung, Maman Lukmanul Hakim, M.Ag, menekankan pentingnya sinergi antar sekolah dalam membangun citra positif pendidikan Muhammadiyah di Kota Bandung. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal penguatan strategi promosi sekolah yang lebih efektif dan terukur.
Ketua MPI PDM Kota Bandung, Agung Tirta Wibawa, S.Sos., M.Ag, menyampaikan bahwa workshop ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan praktis peserta dalam mengelola media sosial, membuat konten digital, membangun identitas sekolah, serta memahami strategi digital marketing yang relevan dengan dunia pendidikan saat ini.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi dan praktik langsung terkait pengelolaan branding sekolah, optimalisasi media sosial, pembuatan konten kreatif, strategi komunikasi digital, hingga pemanfaatan platform digital untuk peningkatan kepercayaan publik terhadap AUM pendidikan Muhammadiyah.
Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kota Bandung untuk semakin adaptif, inovatif, dan unggul dalam membangun komunikasi publik di era digital.







