Kabar Persyarikatan

Biotechnology of Champions Latih Mahasiswa UM Bandung Siap Bersaing di Ajang Riset Nasional

Bandung — Upaya membangun budaya riset dan inovasi di kalangan mahasiswa tidak cukup dilakukan melalui proses perkuliahan. Kompetisi akademik dinilai menjadi salah satu cara efektif untuk melatih kemampuan berpikir kritis, menyusun gagasan ilmiah, sekaligus menyiapkan mahasiswa menghadapi ajang riset dan kewirausahaan tingkat nasional.

Semangat itulah yang diusung Himpunan Mahasiswa Program Studi Bioteknologi (Himabit) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung melalui Biotechnology of Champions, kompetisi akademik bertema Unlocking Potential Through Competition and Research Innovation yang digelar di Kampus UM Bandung pada Sabtu (04/07/2026).

Ketua Pelaksana Mela Komalasari mengatakan, kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang pembelajaran yang mendorong mahasiswa mengembangkan kompetensi akademik sekaligus membiasakan diri menghadapi tantangan penelitian sejak di bangku kuliah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan pola pikir kritis mahasiswa, mengasah kemampuan memecahkan masalah, dan menumbuhkan minat yang kuat terhadap dunia riset di bidang bioteknologi,” ujarnya.

Berbeda dari kompetisi akademik pada umumnya, Biotechnology of Champions menggabungkan penguasaan teori dengan simulasi kompetisi nasional.

Peserta tidak hanya mengikuti Lomba Cerdas Cermat (LCC), tetapi berlatih menyusun proposal ilmiah mengacu pada skema Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) serta simulasi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).

Berbagai gagasan yang muncul dari peserta mencerminkan isu-isu yang kini menjadi perhatian di bidang bioteknologi, mulai dari pengembangan pangan fungsional, teknologi ramah lingkungan, hingga inovasi di bidang kesehatan dan pengembangan obat.

Menurut Mela, pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapan mahasiswa untuk berkompetisi pada level yang lebih tinggi sekaligus menghasilkan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain mengembangkan kemampuan akademik, kompetisi juga diarahkan untuk membangun karakter mahasiswa yang menjunjung sportivitas, mampu bekerja sama dalam tim, dan berani menawarkan solusi atas berbagai persoalan melalui pendekatan ilmiah. Kegiatan ini diikuti mahasiswa Prodi Bioteknologi angkatan 2023, 2024, dan 2025.

Sementara itu, Kaprodi Bioteknologi UM Bandung Wulan Pertiwi menilai kompetisi semacam ini memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem riset di lingkungan kampus.

Menurutnya, mahasiswa perlu memperoleh ruang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan menguji ide-ide inovatif sebelum terjun ke kompetisi tingkat nasional.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mengasah kompetensi, wawasan, dan semangat kompetitif mahasiswa di bidang bioteknologi, sekaligus menjadi wadah untuk menumbuhkan jiwa juara yang kelak bermanfaat bagi bangsa dan negara,” katanya.

Ia berharap Biotechnology of Champions tidak hanya menjadi agenda tahunan Himabit, tetapi mampu melahirkan lebih banyak karya inovatif dan meningkatkan partisipasi mahasiswa UM Bandung dalam berbagai kompetisi riset maupun kewirausahaan di tingkat nasional.***(FK/HMA)

Tampilkan Lebih Banyak

mpijabar

Akun dari MPI Jawa Barat 2015-2023

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button