Kabar Muhammadiyah Jawa Barat

Wujudkan Tata Kelola Kampus Islami, Unisa Bandung Bangun Spirit Pegawai melalui Baitul Arqam

Sumber Gambar: Unisa Bandung

Bandung, Kabar Muhammadiyah Jabar—Dalam rangka membangun dan membentuk Pegawai yang memiliki spirit, kompetensi dan integritas sesuai dengan nilai nilai islam, Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Bandung melaksanakan Baitul Arqam bagi para Pegawai, kegiatan ini digelar di Hotel Sare Yogyakarta pada Hari Minggu – Selasa (28-31/08/2022)

Ka. Biro Sumber Daya Insani dan Administrasi Umum, Haris Hidayat, S.T., M.Kom mengatakan bahwa lahirnya Unisa Bandung merupakan amanah besar bagi civitas untuk mewujudkan tata Kelola kelembagaan yang islami.

“Kebersamaan yang dibangun melalui team work yang solid dalam kegiatan Baitul Arqam merupakan keniscayaan yang harus dibagun jika ingin tujuan akhir,”ujarnya.

Haris menjelaskan team work disini diartikan sebagai bentuk kerja kelompok seluruh sivitas Universitas dengan keterampilan yang saling melengkapi serta komitmen untuk mencapai target yang akan disepakati guna mencapai tujuan bersama secara efektif.

“Adapun tujuan Baitul Arqam ini adalah untuk membentuk dan membangun Pegawai Universitas yang memiliki spirit, integritas dan kompetensi sehingga dapat berperan sebagai kader organisasi, kader umat, kader Muhammadiyah, kader bangsa dan kader kemanusiaan yang mumpuni” Ungkap Haris saat ditemui di ruangannya. Kamis (01/09/2022)

Kegiatan Baitul Arqam ini diikuti oleh 51 orang pegawai yang terdiri dari 17 Dosen dan 34 Tenaga Kependidikan yang baru bergabung dengan Unisa Bandung.

Senada dengan Haris, Rektor Unisa Bandung, Tia Setiawati, S.Kp.,M.Kep.,Ns.,Sp.,Kep.,An juga berharap agar kegiatan Baitul Arqam tersebut tidak hanya menambah wawasan tetapi juga dapat menambah spirit untuk beramal dalam mengelola amal usaha.

“Ini merupakan Baitul Arqam pertama bagi Karyawan baru setelah pandemi, mudah-mudahan kegiatan 2 hari ini tidak hanya menambah wawasan tapi menambah spirit dalam bagaimana beramal dengan memiliki pondasi yang kuat dalam mengelola amal usaha,” ungkap Tia saat memberikan sambutan kegiatan Baitul Arqam, Minggu (28/08)

Sementara itu salah satu peserta Baitul Arqam yang juga merupakan Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Achyar Riyadh mengaku banyak sekali yang ia dapatkan terutama mengenai perspektif Muhammadiyah.

“Selama 3 hari mengikuti kegiatan banyak sekali hal baru secara pribadi saya mendapatkan kebaruan perspektif Muhammadiyah yang belum saya tahu. Hal hal penting yang pada akhirnya kita kembali ke Bandung bisa kita implementasikan sesuai harapan”, ungkap Achyar. 

*Penulis: Ofa Sofiawati

Editor: Aqbil WAK

Tampilkan Lebih Banyak

mpijabar

Akun dari MPI Jawa Barat 2015-2023

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button