Kabar Persyarikatan

PWA Jabar Sebut Kolaborasi GSM dan FAI UM Bandung Sebagai Berkah Bagi Gerakan Dakwah

Bandung – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung memperkuat sinergi dakwah dan pendidikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Barat dan Gerakan Subuh Mengaji (GSM) pada Rabu (24/06/2026).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mengembangkan dakwah Islam berkemajuan sekaligus memperluas implementasi catur dharma perguruan tinggi.

Melalui kerja sama tersebut, para dosen FAI UM Bandung akan berkontribusi sebagai narasumber dalam berbagai program Gerakan Subuh Mengaji.

Selain itu, sebagai tindak lanjut kolaborasi, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UM Bandung juga akan menempatkan mahasiswa untuk menjalani program magang di GSM pada Oktober hingga Desember 2026.

Dekan Fakultas Agama Islam UM Bandung Afif Muhammad menegaskan, kolaborasi antara GSM dan FAI UM Bandung memiliki nilai strategis dalam memperkuat pemetaan dakwah Islam Muhammadiyah berkemajuan.

Menurutnya, kerja sama ini tidak hanya mendukung penyediaan narasumber yang kompeten. Namun, bisa menjadi wadah implementasi catur dharma perguruan tinggi yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Barat Ia Kurniati menyambut baik terjalinnya kemitraan ini. Ia menyebut kolaborasi antara GSM dan FAI UM Bandung sebagai sebuah berkah yang akan semakin memperkuat gerakan dakwah yang selama ini dijalankan.

Ia menjelaskan, Gerakan Subuh Mengaji pada awalnya hanya berupa pengajian dengan cakupan yang terbatas. Namun, seiring berjalannya waktu, program ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. Menurutnya, pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari dukungan para narasumber yang kredibel dan berkualitas.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Studi KPI UM Bandung Rahmat Alamsyah mengungkapkan, MoU ini dilandasi oleh kebutuhan bersama untuk menyusun peta dakwah Muhammadiyah berkemajuan yang lebih terarah dan relevan dengan perkembangan zaman.

Rahmat menjelaskan, gagasan kerja sama ini awalnya berangkat dari rencana program magang mahasiswa KPI di GSM. Namun, melihat besarnya potensi kolaborasi, kerja sama tersebut kemudian ditingkatkan ke level fakultas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh program studi di lingkungan FAI UM Bandung.

”Ruang lingkup kerja sama mencakup berbagai aspek catur dharma perguruan tinggi. Termasuk pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta program-program lain yang relevan dengan pengembangan GSM, dunia akademik, dan dakwah Islam,” ujar Rahmat.

Menurutnya, tantangan dakwah saat ini semakin kompleks karena telah memasuki era digital. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang mampu memastikan program dakwah dapat diterima secara luas oleh masyarakat, baik dari sisi pemilihan platform, pengemasan konten, kualitas materi, maupun kompetensi narasumber yang terlibat.

Melalui kolaborasi ini, FAI UM Bandung, PWA Jawa Barat, dan Gerakan Subuh Mengaji berharap dapat memperkuat ekosistem dakwah digital yang lebih adaptif, berkualitas, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perkembangan teknologi informasi yang terus bergerak cepat.***

Tampilkan Lebih Banyak

mpijabar

Akun dari MPI Jawa Barat 2015-2023

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button