Kabar Muhammadiyah Jawa Barat

Majelis Tabligh dan Ketarjihan PDA Pemalang Menggelar Bimtek Fasilitator Perempuan Mengaji

Pemalang, Kabar Muhammadiyah Jabar—

Pemalang-Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Pemalang menggelar “Bimtek Fasilitator Perempuan Mengaji Melalui Rumah Qur’an Aisyiyah Asmaul Husna.”

Kegiatan dilakukan di Aula SMK Muhammadiyah 1 Pemalang, Minggu (23/07/2023).

Kegiatan Bimtek ini merupakan kerjasama dengan DPRD Provinsi Jawa Tengah,Pimpinan Baznas Pemalang dan STIT Pemalang.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini seluruh Pimpinan Cabang Aisyiyah se-Kabupaten Pemalang.

Bimtek ini dengan menghadirkan narasumber Dosen STIT Pemalang Yuliana Habibi , S,Ag.M.S.I dan Ustad Edi Setiona Tariner dan Motivator Rumah Qur’an Bahasa.

Hj.Maesaro selaku Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Pemalang memberikan apresiasi kepada Majlis Tabligh dan Ketarjihan menggelar bimtek fasilitator perempuan mengaji melalui  rumah al-Qur’an .

“Diharapkan nanti kedepan rumah quran ini di di tiap-tiap Cabang dan Ranting Aisyiyah dikelola dengan baik. Sehingga memberikan dampak positif kepada masyarakat,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Majelis Tabligh dan Ketarjihan Azzatun bahwa diharapkan kegiatan bimtek ini para peserta dapat memahami pengelolaan rumah quran.

“Pembelajaran rumah quran selama ini masih belum sempurna dan belum ada arahan turun ke masyarakat, sehingga harus dilakukan sebuah upaya,” imbuhnya.

“Hanya sebuah doa semoga tujuan rumah qur’an akan berlanjut dengan menyemarakan rumah qur’an di lingkungan Masyarakat,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Koordinator Majelis Tabligh dan Ketarjihan PDA Pemalang Dr.Hj.Amiroh menjelaskan gerakan masyarakat mengaji yang dipelopori oleh perempuan-perempuan dapat mengendalikan identitas masyarakat muslim yang agamis sebagai salah satu upaya mencintai Al-quran,membaca,menulis,memahami dan mengamalkannya dalam sehari-hari.

“Sampai saat ini Islam masih banyak yang buta huruf Al-qur’an dan belum lancar membaca dengan fasih, sehingga muncul kesadaran para lansia atau pun pensiunan untuk memulai mengaji dengan berbagai pendekatan metode dan cara-cara mudah dan cara-cara mudah dipahami,” jelasnya.

Tampilkan Lebih Banyak

mpijabar

Akun dari MPI Jawa Barat 2015-2023

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button