Kabar Persyarikatan

KPM UM Bandung Resmi Berganti Kepemimpinan, Kabinet Arthadhira Jadi Semangat Baru Organisasi

Bandung – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung melalui Bagian Kemahasiswaan dan Pengembangan Karier resmi melantik kepengurusan UKM Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) pada Sabtu (14/03/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi keberlanjutan organisasi dalam memperkuat peran protokoler mahasiswa di lingkungan kampus.

Kegiatan yang digelar di Auditorium Kiai Haji Ahmad Dahlan itu mengusung tema “Meneguhkan Kepemimpinan Profesional Berintegritas dan Berlandaskan Nilai Islam untuk Menuju KPM yang Inklusif dan Terpercaya.”

Tema tersebut mencerminkan komitmen organisasi untuk membangun kepemimpinan yang tidak hanya profesional, tetapi berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Dalam pelantikan tersebut, Tania Kirana resmi menjabat sebagai Ketua KPM UM Bandung periode 2026–2027.

Dia menyampaikan bahwa kepemimpinan yang kini diembannya merupakan kelanjutan dari fondasi kuat yang telah dibangun oleh kepengurusan sebelumnya.

“Kesuksesan yang akan dicapai oleh KPM UM Bandung tidak hanya cukup dari kepemimpinan. Namun, dari keluarga KPM UM Bandung itu sendiri,” ucap Tania.

Pada masa kepemimpinannya, Tania mengusung konsep Kabinet Arthadhira sebagai arah gerak organisasi.

Nama kabinet tersebut dipilih untuk merepresentasikan nilai dan semangat yang ingin dihadirkan dalam kepengurusan baru.

Dia menjelaskan bahwa kata artha bermakna nilai dan kebermanfaatan, sedangkan dhira menggambarkan keteguhan serta keberanian dalam melangkah menghadapi tantangan organisasi.

“Kabinet ini menjadi semangat bagi kami untuk menumbuhkan kepemimpinan yang bernilai, berani, dan bertanggung jawab untuk membawa organisasi ini ke arah yang lebih baik,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPM periode sebelumnya, Shalbi Naila Makarim, turut memberikan ucapan selamat kepada kepengurusan baru yang telah dilantik.

Dia secara simbolis menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan sekaligus harapan bagi masa depan organisasi.

“Sukseskan visi dan misi yang sudah dijalankan agar KPM lepas landas menjadi organisasi yang maju,” pesan Shalbi.

Dia juga berharap agar KPM UM Bandung dapat menjadi ruang bagi para anggota untuk terus berkembang dan berproses dalam organisasi.

“Jadikan KPM sebagai wadah amal ibadah kalian untuk menjadi pribadi yang dapat mengabdi, selalu berbagi, dan menginspirasi,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Pembina KPM Euis Evi Puspitasari menegaskan bahwa UKM ini memiliki peran yang sangat penting sebagai garda terdepan dalam berbagai kegiatan kampus sejak berdiri hingga sekarang.

“Selama delapan tahun, KPM sudah melenggang di UM Bandung untuk menjalankan fungsinya sebagai garda terdepan kampus,” ungkap Euis.

Dia menambahkan bahwa pengalaman berorganisasi di tingkat UKM akan menjadi portofolio berharga bagi mahasiswa ketika memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan studi.***(FK)

Tampilkan Lebih Banyak

mpijabar

Akun dari MPI Jawa Barat 2015-2023

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button