Kabar Persyarikatan

Pimda 222 Tapak Suci Cirebon Dorong Kader Perkuat Persatuan dan Keutuhan Bangsa

Cirebon – Pimpinan Daerah (Pimda) 222 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Cirebon menggelar pengajian dan buka puasa bersama di SMA Muhammadiyah Lemah Abang, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu, 12 Maret 2016.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara pengurus dan kader Tapak Suci sekaligus momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman di bulan suci Ramadhan.

Selain mempererat hubungan antarkader, kegiatan tersebut juga diisi dengan pengajian sebagai bentuk penyegaran spiritual dan pencerahan Al-Islam.

Suasana Ramadhan dimanfaatkan untuk memperdalam pemahaman keagamaan sekaligus meneguhkan komitmen kader dalam menjalankan peran sebagai bagian dari organisasi otonom Muhammadiyah.

Ketua Umum Pimda 222 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Cirebon Andriyan Sarnubi dalam tausiyahnya menekankan pentingnya memanfaatkan puasa Ramadhan sebagai madrasatun sholihin atau sarana pembinaan diri.

Menurutnya, setiap kader Tapak Suci harus menjadikan ibadah puasa sebagai proses pembentukan pribadi yang bertakwa, bersyukur, dan gemar beramal saleh.

Ia menjelaskan bahwa kader Tapak Suci diharapkan tumbuh menjadi insan yang memiliki karakter tattaqun, tasykurun, dan yanshuru. Yakni pribadi yang bertakwa, pandai bersyukur, serta senantiasa menolong dan memberi manfaat bagi orang lain.

Nilai tersebut, lanjutnya, sejalan dengan pesan Islam bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi sesamanya.

Tidak hanya itu, jajaran pimpinan lainnya, yakni Ketua I, Ketua II, dan Ketua III Pimda 222, juga turut mengisi sesi diskusi bersama para kader.

Dalam forum tersebut, mereka membahas pentingnya istiqamah dalam ber-Tapak Suci dan ber-Muhammadiyah dengan niat semata-mata mencari rida Allah SWT, demi kejayaan Al-Islam dan pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada akhir kegiatan, Andriyan Sarnubi kembali menegaskan pesan organisasi yang dipandu oleh Sekretaris Pimda 222 sebagai moderator.

Ia menyampaikan bahwa sebagai organisasi otonom Muhammadiyah, Tapak Suci seyogianya terus memperkuat gerakan Muhammadiyah.

Sementara sebagai perguruan pencak silat, Tapak Suci juga harus menjadi kekuatan yang menjaga keutuhan dan persatuan bangsa, sekaligus terus berprestasi dan berkembang demi kejayaan negara.***

Tampilkan Lebih Banyak

mpijabar

Akun dari MPI Jawa Barat 2015-2023

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button