
Sumedang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 12 Universitas Muhammadiyah Bandung turut ambil bagian dalam kegiatan rutin gotong royong bersama warga Desa Cikole, Kecamatan Cimalaka, Sumedang, pada Senin (11/08/2025).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Gotong royong tersebut melibatkan mahasiswa, perangkat desa, serta warga dari berbagai kalangan.
Fokus utama kegiatan adalah membersihkan fasilitas umum, mulai dari jalan desa, area sekitar masjid, sekolah, hingga saluran air yang sering mendapat perhatian warga.
Selain itu, dilakukan juga penataan lingkungan, seperti merapikan rumput liar, memperbaiki sarana sederhana, serta mengumpulkan sampah agar tidak menumpuk di pemukiman.
Lebih dari sekadar aksi kebersihan, kegiatan ini menjadi momen penting bagi mahasiswa KKN untuk menanamkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai penggerak, tetapi juga mitra yang bekerja bersama warga desa.
Kebersamaan begitu terasa saat mahasiswa dan warga saling membantu, bahu membahu, serta berbagi cerita di sela kegiatan. Friska Putri, penanggung jawab kegiatan, mengungkapkan bahwa pengalaman ini sangat berharga.
“Kami belajar bahwa membangun desa bukan hanya soal program, tetapi juga tentang kebersamaan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Melalui gotong royong ini, diharapkan tercipta lingkungan desa yang lebih asri sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi ruang belajar nyata tentang pentingnya kolaborasi dengan masyarakat. Tentu memberikan pembelajaran juga karena suasana di kampus dan di lapangan sangat berbebda.
KKN UM Bandung sendiri merupakan program pengabdian yang mendorong mahasiswa berkontribusi dalam pembangunan desa, baik di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, maupun sosial kemasyarakatan.
Dengan begitu, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengembangkan kepedulian sosial. Namun, juga mampu memberi dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.***