Kabar Persyarikatan

Rakernas Puspresma PTMA Bahas Strategi Peningkatan Mutu dan Reputasi Kampus

Bandung — Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pusat Prestasi Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (Puspresma PTMA) yang diselenggarakan pada Kamis–Minggu (05–08/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 1 Gedung UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, tersebut dihadiri oleh Rektor UM Bandung, Ketua Forum Silaturahmi Bidang Kemahasiswaan (Fosma) PTMA, dan sejumlah tamu undangan dari berbagai PTMA di Indonesia.

Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Rakernas. Dia juga mengapresiasi kegiatan karena sangat bagus.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan reputasi dan prestasi kampus-kampus PTMA. Khususnya UM Bandung yang berada di tengah persaingan ketat antarperguruan tinggi swasta unggulan.

Menurutnya, Fosma PTMA memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya berbagai prestasi mahasiswa di setiap kampus PTMA.

Selain membantu menghasilkan capaian prestasi, forum tersebut juga menjadi penggerak peningkatan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan.

“Budaya mutu dan budaya berprestasi harus terus dibangun di setiap kampus PTMA. Melalui berbagai capaian prestasi, reputasi institusi akan meningkat sekaligus memperkuat kualitas pendidikan secara berkelanjutan,” tegas Herry.

Sementara itu, Ketua Puspresma PTMA Fatimah Sari Siregar menyampaikan apresiasi kepada UM Bandung atas kesediaannya menjadi tuan rumah Rakernas.

Ia menjelaskan bahwa Puspresma berkomitmen memberikan pendampingan kompetisi mahasiswa bagi PTMA melalui dukungan para pakar di bidang PKM, Pimnas, PPK Ormawa, P2MW, hingga Simbelmawa.

“Kami memiliki tim pakar yang siap membantu kampus-kampus PTMA, termasuk UM Bandung, dalam pendampingan pelaksanaan berbagai program dan kompetisi mahasiswa,” ujarnya.

Fatimah berharap Rakernas kali ini dapat menghasilkan program-program baru yang bermanfaat bagi 164 PTMA se-Indonesia, sekaligus memperkuat sistem pendampingan prestasi mahasiswa di bawah koordinasi Puspresma PTMA.

Senada dengan itu, Ketua Fosma PTMA Ihwan Susila berharap Rakernas mampu merumuskan program-program berorientasi internasional sebagai bagian dari kontribusi Muhammadiyah pada abad kedua.

Menurutnya, Muhammadiyah tidak hanya berperan dalam memajukan Indonesia. Namun, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia.

“Kami berharap gagasan dan program yang dihasilkan dari Rakernas ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi langkah nyata menuju internasionalisasi program kemahasiswaan PTMA,” tandasnya.***(FK/FA)

Tampilkan Lebih Banyak

mpijabar

Akun dari MPI Jawa Barat 2015-2023

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button