
Bandung – Dosen Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Ardian Baitariza mengingatkan masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih produk kecantikan selama bulan Ramadhan.
Ardian menjelaskan bahwa kecantikan tidak seharusnya diperoleh melalui cara-cara yang berpotensi membahayakan. Oleh karena itu, prinsip halalan thayiban perlu diterapkan tidak hanya pada makanan, tetapi juga pada penggunaan produk kosmetik.
“Produk kosmetik yang kita gunakan harus memenuhi kriteria halal dan thayib. Artinya tidak membahayakan kesehatan dan memenuhi standar keamanan yang legal. Jangan tergiur efek glowing instan yang justru berisiko merusak kulit dan organ tubuh lainnya,” jelasnya pada program kajian Ramadhan melalui kanal YouTube UM Bandung pada Senin (09/03/2026).
Zat berbahaya
Ardian memaparkan tiga kandungan berbahaya yang sering disalahgunakan dalam kosmetik ilegal. Pertama, merkuri, yakni logam berat yang dilarang keras karena dapat merusak ginjal dan otak.
Zat kedua adalah hidrokuinon yang sangat berisiko jika digunakan tanpa dosis medis. “Penggunaan hidrokuinon sembarangan justru memicu okronosis atau kondisi kulit yang menghitam dan membiru,” jelasnya.
Terakhir, dia menyoroti penggunaan steroid sebagai pemutih instan yang sebenarnya adalah obat radang. Ardian menegaskan bahwa zat ini dapat merusak lapisan kulit secara permanen.
“Steroid yang disalahgunakan akan membuat kulit menipis, memicu pecahnya pembuluh darah, hingga munculnya stretch mark di wajah,” pungkasnya.
Menjaga fitrah tubuh
Ardian mengaitkan perilaku bijak dalam memilih kosmetik dengan prinsip dasar Islam. Dia mengutip hadis Rasulullah SAW, “la darar wa la dirar”, yang berarti tidak boleh membahayakan diri sendiri ataupun orang lain.
Menurutnya, penggunaan kosmetik berbahaya bukan hanya soal kerugian fisik di dunia, melainkan pertanggung jawaban di akhirat kelak. Tubuh yang sehat merupakan sarana untuk beribadah secara maksimal di bulan suci.
Oleh karena itu, dia pun mengajak jamaah untuk kembali kepada kesadaran bahwa merawat kulit merupakan bagian dari menjaga fitrah.
“Pada bulan Ramadan ini, selain mensucikan jiwa, mari kita jaga fitrah kulit dan organ tubuh kita dengan produk yang aman. Gunakanlah kosmetik yang halal dan thayib demi kesehatan dan keberkahan jangka panjang karena kelak tubuh kita akan menjadi saksi atas apa yang kita perlakukan kepadanya,” pungkas Ardian.***(FA/FK)







