
Bogor — Tapak Suci Putera Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung kembali mencatatkan prestasi gemilang. Kali ini, capaian tersebut diraih pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Hisbullah Rachman Competition Tingkat Nasional yang digelar pada Minggu (24/08/2025).
Acara yang digelar di Vivo Mall, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ini menghadirkan ratusan perguruan Tapak Suci dari berbagai daerah di Indonesia. Kompetisi berskala nasional ini diikuti oleh peserta dari beragam latar belakang, mulai dari pelajar, santri pesantren, hingga mahasiswa.
Dalam ajang tersebut, salah satu atlet UM Bandung, Fajri Rozikin, berhasil meraih predikat Pesilat Terbaik Putra. Ia menuturkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, doa, serta dukungan penuh dari banyak pihak.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan terharu bisa meraih gelar ini. Ini hasil dari latihan intensif, doa orang tua, serta dukungan pelatih dan teman-teman Unit Kegiatan Mahasiswa Tapak Suci UM Bandung,” kata Fajri.
Ia menuturkan bahwa persiapan menuju pertandingan dijalani dengan penuh keseriusan. “Dua pekan sebelum KKN, saya rutin melakukan lari siang karena sangat ingin meraih prestasi ini. Tantangan tentu ada, terutama terkait stamina dan perbedaan gaya bertarung lawan. Namun, semuanya bisa diatasi dengan strategi yang tepat dan latihan intensif,” ungkapnya.
Fajri menegaskan bahwa kunci untuk meraih predikat pesilat terbaik terletak pada latihan yang konsisten, menjaga kesehatan, disiplin tinggi, dan sikap rendah hati. “Yang terpenting adalah doa restu orang tua. Tanpa itu, kita tidak bisa apa-apa. Terima kasih untuk para pelatih, Pak Reza dan A Haikal, serta teman-teman UKM yang selalu mendukung,” ujarnya.
Selain Fajri, Tapak Suci Putera UM Bandung juga berhasil meraih sejumlah prestasi gemilang. Mereka dinobatkan sebagai Juara Umum 1 Kategori Dewasa berkat sumbangan medali emas dari Fajri Rozikin (Prodi Ekonomi Syariah) dan Zahra Nur Sabilah (Prodi Ekonomi Syariah).
Sementara itu, medali perunggu berhasil dipersembahkan oleh atlet atas nama Muhammad Zen (Prodi Teknik Elektro), Ivan Adinata (Prodi Pendidikan Agama Islam), dan Yuni Oktaviani (Prodi Akuntansi).
Prestasi ini semakin membuktikan bahwa peluang meraih kesuksesan terbuka lebar di berbagai bidang. Tidak hanya dari ranah akademik, tetapi dari bidang non-akademik, setiap usaha dapat berbuah hasil gemilang. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan dedikasi akan selalu membawa pencapaian terbaik.***(FK)